Fakta-fakta Menarik Seputar Nasi Liwet Makanan Khas Nusantara

ASLIDOMINO – Siapa yang tak mengenal nasi liwet atau yang mana aktivitasnya juga biasa disebut sebagai ngeliwet? Nasi liwet pada dasarnya merupakan sajian nasi khas Indonesia yang diolah dengan cara ditanak bersama dengan rempah khusus. Sajian ini juga terdapat untuk menu nasi liwet sunda dan nasi liwet solo. Lalu, apa saja fakta-fakta menarik di balik nasi liwet ini? Yuk, cari tahu bersama!

BACA JUGA :

  1. Rekomendasi Liburan di Kota Terbaik di Latvia yang Jarang Dikunjungi Turis
  2. Cemilan Serba Manis Khas Srilanka yang Membuat Lidah Bergoyang
  3. Taman Nasional dengan Pemandangan Bak Surga di Tiongkok

Definisi

Pada zaman dulu dan sekarang memang tak banyak perubahan signifikan dari aktivitas ngeliwet yang sering dilakukan oleh masyarakat lokal. Pada zaman dulu, ngeliwet biasanya dilakukan dengan cara menanak nasi di dalam katel khusus yang dipanaskan melalui kayu bakar. Namun, kini kamu bisa dengan mudah membuat nasi liwet dengan rice cooker. Acara ngeliwet juga identik sebagai simbol silahturahmi untuk makan bersama dengan nasi liwet sebagai menunya.

Sejarah

Baik di daratan Sunda ataupun Solo, ternyata sejarah yang dimiliki seputar nasi liwet pun berbeda. Masyarakat Solo mulai mengenal nasi liwet sekitar tahun 1934 dan bahkan mulai luas dijual ke luar Solo untuk dijadikan santapan bagi para warga lokal. Sementara, untuk nasi liwet Sunda pada awalnya tidak untuk diperjual belikan. Nasi liwet biasanya dijadikan bekal untuk para pekerja lokal yang bekerja di kebun yang jauh dari rumah. AGEN DOMINO DEPOSIT PULSA

Perbedaan Nasi Liwet Sunda dan Solo

Meski sama-sama mengusung olahan nasi liwet, namun sajian keduanya jelas berbeda. Perbedaannya pun bukan lah terletak pada hal signifikan karena beberapa bumbu yang digunakan hampir sama. Namun, nasi liwet Sunda tak menggunakan santan layaknya nasi liwet Solo. Alasan geografis tanah Sunda yang jauh dari pantai juga disinyalir menjadi latar belakang mengapa penggunaan santan tak umum pada nasi liwet Sunda. Namun, pada bumbu-bumbu lainnya sejauh itu cukup sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *